Pencarian

Startup Medtech Alumni UGM Pamerkan Inovasi ke Investor Global di Silicon Valley, Buka Jalan Ekspansi ke Pasar AS

Senin, 22 Juni 2026 • 12:20:01 WIB
Startup Medtech Alumni UGM Pamerkan Inovasi ke Investor Global di Silicon Valley, Buka Jalan Ekspansi ke Pasar AS
Bellatrix Gracia Antameng, CEO Orionex, mempresentasikan inovasi Medtech di konferensi Startup Grind Global, Silicon Valley.

JAWA TENGAH — Bellatrix Gracia Antameng, CEO Orionex, terpilih sebagai delegasi resmi Indonesia dalam konferensi yang berlangsung pada 27-28 April 2026 di Fox Theatre, Redwood City, California. Keikutsertaannya merupakan bagian dari Overseas Program Pertamuda, program khusus yang diberikan kepada tiga pemenang teratas Pertamuda Seed & Scale 2025.

Konferensi tahun ini dihadiri lebih dari 5.000 peserta, dengan 150 startup yang memamerkan produknya dan 175 sesi diskusi. Bellatrix mengikuti jalur pameran sekaligus mendapat kesempatan tampil dalam sesi One Minute Pitching di hadapan investor internasional.

Inovasi Orionex yang Dilirik Investor Asing

Dalam sesi pitching tersebut, Bellatrix mempresentasikan solusi teknologi yang dikembangkan Orionex kepada berbagai pemangku kepentingan internasional. "Sejumlah pelaku industri dan investor internasional menunjukkan ketertarikan terhadap solusi yang dipresentasikan, termasuk perwakilan dari beberapa lembaga investasi," kata Bellatrix dalam keterangan resmi, Senin (22/6).

Orionex bergerak di bidang solusi digital untuk sektor medis. Meski detail produk belum diungkap secara gamblang, respons dari investor global menjadi sinyal awal bahwa startup Indonesia mulai diperhitungkan di ekosistem inovasi Silicon Valley.

Diskusi dengan KJRI San Francisco soal Ekspansi Global

Di sela konferensi, Bellatrix bersama delegasi Indonesia berdiskusi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di San Francisco. Pertemuan itu membahas penguatan jaringan internasional, peluang kolaborasi antarnegara, dan dukungan diplomatik bagi startup yang ingin ekspansi ke luar negeri.

Langkah ini menjadi penting mengingat ekspansi ke Amerika Serikat membutuhkan pemahaman regulasi, jaringan lokal, serta dukungan diplomatik. Keterlibatan KJRI menunjukkan adanya sinergi antara ekosistem startup nasional dengan perwakilan negara di luar negeri.

Mengapa Partisipasi di Startup Grind Jadi Krusial Bagi Startup Indonesia

Startup Grind Global Conference bukan sekadar ajang pameran. Dengan 400 firma modal ventura yang hadir dan 150 startup yang berpameran, konferensi ini menjadi salah satu titik temu paling strategis antara pencari pendanaan dan penyedia modal di dunia.

Bagi startup Indonesia yang mayoritas masih bergantung pada pendanaan lokal, tembus ke forum seperti ini membuka akses ke modal ventura global yang lebih besar. "Relasi yang terjalin selama konferensi diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Orionex dan membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional ke depannya," ujar Bellatrix.

Dampak bagi Ekosistem Startup Medtech Indonesia

Keberhasilan Bellatrix tampil di panggung global sekaligus membuktikan bahwa lulusan teknik biomedis Indonesia mampu bersaing di level internasional. Alumni DTETI UGM ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni lain untuk terus berinovasi dengan dampak nyata.

Belum ada kepastian kapan pendanaan atau kerja sama dengan investor global akan terealisasi. Namun, langkah awal berupa eksposur dan jaringan yang terbangun di Silicon Valley menjadi modal berharga bagi Orionex untuk melangkah ke tahap berikutnya.

Bagikan
Sumber: ugm.ac.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks