Pencarian

Tonly K120E Jadi Truk Tambang Listrik Sodium-ion Pertama di Dunia, Baterai 676 kWh Terisi Penuh dalam Hitungan Menit

Jumat, 07 Agustus 2026 • 06:11:31 WIB
Tonly K120E Jadi Truk Tambang Listrik Sodium-ion Pertama di Dunia, Baterai 676 kWh Terisi Penuh dalam Hitungan Menit
Tonly Heavy Industry memperkenalkan truk tambang listrik K120E dengan baterai sodium-ion pertama di dunia di lokasi tambang batu kapur Tangshan Sanyou, China.

JAWA TENGAH — Kabar ini bukan sekadar prototipe. Tonly Heavy Industry, produsen alat berat asal China, telah menempatkan truk listrik K120E secara nyata di lokasi tambang batu kapur Tangshan Sanyou. Yang membuat lompatan ini signifikan bukan hanya ukuran truknya yang raksasa, melainkan jantung pacunya: baterai sodium-ion generasi baru yang dikembangkan bersama Hina Battery.

Teknologi ini menjawab kebutuhan tambang di wilayah utara China seperti Harbin dan Shenyang, di mana suhu malam hari kerap menyentuh minus 20 derajat Celsius. Pada kondisi tersebut, mesin diesel besar sering kesulitan dinyalakan, sementara baterai lithium-ion konvensional kehilangan efisiensi secara drastis.

Baterai Sodium-ion: 8.000 Siklus dan Isi Penuh dalam Hitungan Menit

Baterai "Haixing" yang disematkan pada K120E membawa spesifikasi yang sulit diabaikan pelaku industri tambang. Angka kepadatan energinya berada di level 165 Wh/kg, lebih rendah dari lithium-ion, namun kompensasinya datang dari daya tahan dan kecepatan pengisian.

  • Pengisian ultra-cepat: dari kosong hingga penuh hanya butuh beberapa menit saja, mengubah pola operasional truk tambang yang selama ini mengandalkan penggantian baterai atau waktu charging lama.
  • Daya tahan luar biasa: 8.000 siklus pemakaian penuh, jauh melampaui umur pakai baterai lithium-ion pada umumnya.
  • Stabilitas termal lebih baik: risiko kebakaran baterai berkurang signifikan dibandingkan lithium.
  • Performa dingin superior: kehilangan kapasitas di suhu rendah jauh lebih kecil, menjadikannya ideal untuk tambang di iklim ekstrem.

Keunggulan di Suhu Ekstrem: Ketika Diesel Terhenti, Listrik Tetap Bekerja

Masalah suhu dingin bukan sekadar soal efisiensi, melainkan keselamatan pekerja. Truk yang mogok di area tambang terpencil pada suhu minus 30 derajat Celsius menempatkan operator pada risiko radang dingin dan hipotermia. Kendaraan listrik dengan baterai sodium-ion menghilangkan risiko tersebut karena sistem pemanas kabin dan komponen kelistrikan tetap berfungsi optimal.

Pengalaman serupa sudah terbukti di sektor transportasi lain. Bethany Aurinwhen, Direktur Transportasi West Grand County School District, menyatakan dalam wawancara 2024 bahwa bus sekolah listriknya tampil sangat baik bahkan saat suhu mencapai 30 hingga 35 derajat di bawah nol. "Ketika suhu mencapai minus 20 derajat, itu sudah hari yang baik," ujarnya, "dan bus listrik tampil sangat baik."

Dampak ke Operator Tambang: Biaya Operasional dan Risiko Kesehatan Pekerja

Keputusan Tonly mengadopsi baterai sodium-ion tidak lepas dari tekanan biaya dan regulasi emisi. Truk tambang diesel bersuara bising dan menghasilkan getaran yang dalam jangka panjang merusak pendengaran operator. K120E menghadirkan kabin yang lebih senyap, bebas polusi udara di area kerja, dan mengurangi cedera akibat kebisingan.

Langkah ini berjalan paralel dengan pengumuman Tonly bulan lalu: pengiriman 800 unit truk tambang otonom TLE135 ke Xinjiang Hanxiang. Kombinasi tenaga listrik, baterai sodium-ion, dan sistem otonom menciptakan paket nilai yang sulit ditandingi mesin diesel konvensional.

Ketergantungan pada lithium memang menjadi kekhawatiran geopolitik global. Sodium-ion menawarkan jalan keluar karena bahan bakunya melimpah dan tidak terkonsentrasi di satu wilayah. Bagi industri tambang di Indonesia, teknologi ini layak dicermati mengingat banyak area operasi berada di lokasi terpencil dengan logistik bahan bakar yang mahal.

Belum ada konfirmasi resmi mengenai rencana Tonly memasarkan K120E di luar China. Namun, dengan performa yang terbukti di tambang Tangshan Sanyou, tekanan terhadap produsen alat berat lain untuk mempercepat transisi ke elektrifikasi semakin nyata.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks