JAWA TENGAH — Kabupaten Magelang kembali menggelar bursa kerja tahunan untuk menekan angka pengangguran. Job fair 2026 yang diselenggarakan di Pendopo Lapangan Drh Soepadi menghadirkan 36 perusahaan dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai 3.717 orang. Acara ini berlangsung selama satu hari pada Selasa pekan lalu dan merupakan agenda rutin empat bulanan Pemkab Magelang.
Fakta Singkat Job Fair Pemkab Magelang 2026
- Total lowongan: 3.717 posisi dari 36 perusahaan
- Lokasi: Pendopo Lapangan Drh Soepadi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
- Frekuensi: Digelar setiap 4 bulan sekali oleh Disperinnaker
- Sasaran: Masyarakat umum dan pencari kerja dari kelompok difabel
Fasilitas Rekrutmen Langsung di Tempat
Berbeda dengan job fair konvensional yang hanya mengumpulkan database pelamar, Pemkab Magelang memastikan proses rekrutmen bisa diselesaikan langsung di lokasi. Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan pihaknya menyediakan fasilitas penunjang agar perusahaan dan pelamar bisa melakukan negosiasi hingga tanda tangan kontrak pada hari yang sama.
"Ini sebagai komitmen dari Pemerintah Kabupaten Magelang untuk selalu menyajikan apapun yang dirasa bisa membuat masyarakat Kabupaten Magelang lebih baik," ujar Grengseng dalam sambutannya.
Pengawasan Ketat untuk Cegah Perusahaan "Kumpulkan Database"
Kekhawatiran pencari kerja terhadap perusahaan yang hanya mengumpulkan data tanpa menyerap tenaga kerja direspons langsung oleh pemerintah daerah. Grengseng memastikan Disperinnaker akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh perusahaan peserta job fair. Setiap perusahaan wajib melaporkan realisasi perekrutan setelah acara selesai.
Kepala Bidang Penempatan Kerja dan Transmigrasi Disperinnaker Kabupaten Magelang Rina S Nasution menyampaikan agenda ini menjadi jembatan antara pencari dan penyedia lapangan kerja. "Job fair ini dilaksanakan dalam rangka fasilitasi saudara-saudara kita, para pencari kerja, untuk bisa bertemu langsung dengan para penyedia lapangan kerja atau perusahaan-perusahaan yang membutuhkan," katanya.
Peluang bagi Kelompok Difabel
Bursa kerja kali ini mengusung konsep inklusif dengan menyediakan peluang khusus bagi pencari kerja dari kelompok difabel. Meski tidak disebutkan rincian jumlah formasi khusus, Rina menegaskan perusahaan peserta telah menyatakan kesediaan menerima tenaga kerja difabel sesuai kebutuhan masing-masing.
Cara Mengikuti Job Fair Selanjutnya
Job fair Pemkab Magelang digelar rutin setiap empat bulan sekali. Masyarakat yang belum sempat mengikuti edisi 2026 ini bisa memantau jadwal berikutnya melalui website resmi Disperinnaker Kabupaten Magelang atau media sosial Pemkab Magelang. Informasi lowongan dan persyaratan masing-masing perusahaan biasanya diumumkan H-7 sebelum pelaksanaan.
Pencari kerja disarankan menyiapkan berkas lamaran lengkap seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, dan surat lamaran sebelum acara dimulai karena proses rekrutmen dilakukan langsung di tempat.