GROBOGAN — Pemandangan tak lazim terlihat di halaman rumah warga Desa Dalingan, Selasa kemarin. Sebuah kendaraan AWC milik Polres Grobogan yang biasanya identik dengan water cannon untuk membubarkan demonstrasi, justru terparkir untuk mengisi jeriken dan ember warga.
Bantuan air bersih itu menyasar warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih selama musim kemarau. Selain satu unit AWC, Polres Grobogan juga mengerahkan dua mobil tangki air milik Damkar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan untuk mempercepat distribusi.
AWC Berubah Fungsi Jadi Mobil Tangki Air
Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Chandra Bayu menjelaskan, pengerahan AWC merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. “AWC yang selama ini dikenal sebagai kendaraan pengamanan demo, tapi hari ini kami manfaatkan untuk membantu warga,” ujarnya.
Menurut AKP Chandra, inisiatif ini lahir dari kebutuhan akan kapasitas angkut yang besar. Satu unit AWC mampu menampung volume air lebih banyak dibandingkan mobil tangki biasa, sehingga bantuan bisa menjangkau lebih banyak warga dalam satu kali perjalanan.
Warga Antre dengan Jeriken dan Ember
Warga Desa Dalingan menyambut distribusi air bersih itu dengan antusias. Mereka membawa berbagai wadah penampungan, mulai dari jeriken, ember, hingga drum untuk mengisi kebutuhan air minum dan masak sehari-hari.
“Kami ingin kehadiran polisi benar-benar bisa dirasakan masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan air bersih,” kata AKP Chandra.
Ia menambahkan, Polri tak sekadar menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Institusi kepolisian juga terus berupaya hadir dalam berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat luas.
Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
Distribusi air bersih ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polres Grobogan terhadap warga yang terdampak kekeringan. Dukungan dua mobil tangki dari Damkar dan BPBD Grobogan ikut mempercepat proses penyaluran di titik-titik yang membutuhkan.
“Semoga bantuan air bersih ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah keterbatasan air saat musim kemarau,” harap AKP Chandra.