Pencarian

Tiga Pilar Prancis Terancam Skorsing di Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kartu Kuning

Senin, 06 Juli 2026 • 05:22:01 WIB
Tiga Pilar Prancis Terancam Skorsing di Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kartu Kuning
Tiga pilar Prancis terancam skorsing akibat akumulasi kartu kuning di Piala Dunia 2026.

JAWA TENGAH — Ancaman akumulasi kartu kuning membayangi langkah Prancis di Piala Dunia 2026. Pelatih Didier Deschamps kini dihadapkan pada dilema taktis: tetap memainkan ketiga pilarnya melawan Maroko dengan risiko kehilangan mereka di semifinal, atau melakukan rotasi demi mengamankan skuad untuk laga berikutnya.

Kartu Kuning Akibat Laga Brutal Lawan Paraguay

Ketiga pemain tersebut mendapat kartu kuning saat Prancis menaklukkan Paraguay di babak 16 besar. Pertandingan berlangsung keras dan penuh provokasi dari skuad La Albirroja yang sengaja merusak ritme permainan Les Bleus.

Olise, Barcola, dan Kone terpaksa melanggar untuk meredam agresivitas lawan. Ironisnya, wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, dinilai terlalu permisif karena tidak memberikan satu pun kartu kuning untuk pemain Paraguay sepanjang laga.

Kepemimpinan wasit yang longgar itu justru membuat pemain Prancis menjadi korban. Mereka harus membayar mahal upaya bertahan dari gempuran fisik lawan dengan kartu kuning yang kini mengancam kelangsungan turnamen mereka.

Kemenangan Berdarah di Babak 16 Besar

Prancis akhirnya memenangi laga sengit itu berkat gol penalti Kylian Mbappe. Penalti diberikan setelah Desire Doue dilanggar pemain Paraguay di kotak terlarang.

Namun, kemenangan itu terasa pahit. Ancaman skorsing akumulasi kartu kini menghantui perjalanan Prancis ke babak semifinal. Jika ketiganya kembali menerima kartu kuning saat melawan Maroko, skenario terburuk akan terjadi.

Dilema Deschamps: Rotasi atau Pertahankan Skuad Utama

Deschamps harus mengambil keputusan sulit. Memainkan Olise, Barcola, dan Kone sejak awal memang meningkatkan peluang lolos ke semifinal. Tapi jika salah satu dari mereka mendapat kartu kuning, Prancis akan kehilangan pemain penting di laga empat besar.

Sebaliknya, jika Deschamps melakukan rotasi dengan menyimpan mereka di bangku cadangan, kekuatan lini tengah dan sayap Prancis bisa berkurang drastis. Maroko bukan lawan yang bisa diremehkan di babak 8 besar.

Laga perempat final ini dipastikan berjalan dengan intensitas tinggi dan emosional. Wasit kemungkinan akan menjadi sorotan lagi, mengingat pengalaman pahit di babak sebelumnya.

Prancis kini harus bermain cerdas. Bukan hanya soal taktik, tapi juga soal disiplin individu agar tidak kehilangan pemain kunci di momen krusial turnamen.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks