Pencarian

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 Triliun Hingga Mei, Sektor Pertanian Jadi Penyerap Terbesar

Senin, 06 Juli 2026 • 23:46:02 WIB
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 Triliun Hingga Mei, Sektor Pertanian Jadi Penyerap Terbesar
Bank Mandiri menyalurkan KUR Rp 17,77 triliun hingga Mei 2024 dengan sektor pertanian sebagai penyerap terbesar.

JAWA TENGAH — Sepanjang lima bulan pertama tahun ini, Bank Mandiri gencar mendorong penyaluran KUR ke berbagai sektor produktif. Dari total Rp 17,77 triliun yang sudah cair, sektor pertanian mendominasi dengan serapan dana paling signifikan. Porsi ini menunjukkan bahwa pembiayaan pemerintah melalui bank BUMN tepat sasaran ke salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk mendukung program prioritas pemerintah. “Kami terus mengoptimalkan penyaluran KUR agar menjangkau lebih banyak pelaku UMKM, terutama di sektor pertanian yang memiliki efek berganda besar terhadap penyerapan tenaga kerja,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Pertanian Jadi Prioritas, UMKM Lain Juga Kebagian

Selain pertanian, penyaluran KUR Bank Mandiri juga menyasar sektor perdagangan, jasa produksi, serta industri pengolahan. Namun, porsi terbesar tetap berada di sektor pertanian yang menyerap lebih dari 30 persen total dana yang disalurkan. Hal ini tak lepas dari karakteristik petani dan nelayan yang membutuhkan modal kerja musiman dengan bunga ringan.

“KUR dengan bunga 6 persen efektif per tahun ini sangat membantu petani untuk membeli bibit, pupuk, dan alat produksi tanpa terbebani biaya tinggi,” tambah Darmawan. Skema pembiayaan ini juga dinilai lebih fleksibel dibanding kredit komersial biasa karena tidak memerlukan agunan tambahan untuk plafon tertentu.

Target Akhir Tahun dan Dampak ke Ekonomi Lokal

Bank Mandiri menargetkan total penyaluran KUR bisa tembus Rp 40 triliun hingga akhir 2026. Dengan realisasi Rp 17,77 triliun dalam lima bulan, artinya sekitar 44 persen target sudah tercapai. Pencapaian ini dianggap positif mengingat permintaan kredit UMKM masih tumbuh meski tekanan inflasi global mulai mereda.

Dampak dari penyaluran ini langsung dirasakan oleh pelaku usaha di daerah. Petani di Jawa Tengah dan Jawa Timur, misalnya, bisa memperluas lahan tanam berkat tambahan modal dari KUR. Beberapa pengusaha kecil di sektor perdagangan juga mulai merasakan peningkatan omzet setelah mendapatkan suntikan dana bergulir.

Ke depan, Bank Mandiri berencana memperkuat layanan digital untuk mempercepat proses pengajuan KUR. Dengan sistem online, diharapkan lebih banyak pelaku UMKM di pelosok bisa mengakses pembiayaan tanpa harus datang ke kantor cabang. Inisiatif ini menjadi kunci agar program KUR benar-benar inklusif dan merata.

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks