PEMALANG — Sebanyak delapan cabang lomba dipertandingkan dalam Jambore Pemuda Kabupaten Pemalang 2026 yang digelar selama empat hari, 23–26 Juli 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Kabupaten, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora), Hotel The Winner, Hotel Pemalang, serta Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
8 Cabang Lomba dari Tari hingga Karya Ilmiah
Cabang lomba yang disiapkan meliputi Tari Kreasi Daerah, Fashion Show/Pakaian Adat, Teknologi Piranti Lunak, Pidato Bahasa Inggris, Solo Vokal, Kuliner, Karya Ilmiah Pemuda, dan Lomba Melukis. Kepala Dindikpora Kabupaten Pemalang, Supa’at, melaporkan bahwa penilaian dilakukan oleh 24 dewan juri yang berasal dari dosen, praktisi, pendidik, dan pegiat literasi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Pesan Bupati: Jangan Lelah Berlatih
Bupati Anom Widiyantoro saat membuka acara mengapresiasi kesiapan peserta yang telah berlatih dan belajar. "Jangan lelah berlatih dan jangan lelah belajar, karena kita tidak pernah tahu masa depan akan membawa kita ke mana. Mudah-mudahan seluruh peserta kelak menjadi tokoh-tokoh yang sukses karena telah berusaha dan berlatih dengan sungguh-sungguh," ujarnya. Ia juga berterima kasih kepada guru, senior, dan tokoh pemuda yang mendampingi peserta.
Puluhan Pemuda Terbaik Ikut Serta
Jambore ini diikuti puluhan pemuda terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang. Tema yang diusung adalah “Kompetisi Kepemudaan sebagai Sarana Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Pemuda Kabupaten Pemalang”. Bupati Anom menekankan bahwa semangat berlatih dan belajar para peserta menjadi modal penting membentuk generasi unggul dan berdaya saing.