JAWA TENGAH — Kepastian tersebut menjawab pertanyaan yang kerap muncul di kalangan penggemar off-road tanah air. Meski Land Cruiser generasi sebelumnya identik dengan mesin diesel bertenaga besar, khusus untuk varian Hybrid EV ini, Toyota memilih jalan berbeda dengan mengandalkan teknologi elektrifikasi penuh.
Mesin Bensin Hybrid 3.5 V6 Jadi Satu-Satunya Pilihan
Sebagai pengganti mesin diesel, Land Cruiser Hybrid EV mengandalkan mesin bensin 3.5 liter V6 twin-turbo yang dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan output tenaga yang jauh lebih besar dibandingkan pendahulunya yang bermesin diesel, namun dengan tingkat emisi yang lebih rendah.
Keputusan ini sejalan dengan tren global Toyota yang mulai meninggalkan mesin diesel besar di model-model flagship mereka. Pasar Indonesia pun tidak mendapat pengecualian, sehingga konsumen yang menginginkan Land Cruiser diesel harus beralih ke model bekas generasi sebelumnya.
Pesaing di Kelas Yang Sama Justru Masih Menawarkan Diesel
Menariknya, keputusan Toyota ini kontras dengan beberapa kompetitornya di kelas SUV premium. Land Rover Discovery, misalnya, masih setia dengan opsi mesin diesel di beberapa pasar. Begitu pula dengan model-model Jerman seperti Mercedes-Benz GLE-Class yang masih memiliki varian diesel di sejumlah negara.
Di Indonesia sendiri, Land Cruiser Hybrid EV dibanderol mulai Rp 2,635 miliar hingga Rp 2,716 miliar untuk varian tertingginya. Dengan rentang harga tersebut, para pesaing utamanya adalah Land Rover Discovery Rp 2,399 miliar, Mercedes-Benz GLE-Class Rp 2,27 - 3,55 miliar, Audi Q8 Rp 2,58 - 2,83 miliar, dan BMW X6 Rp 2,466 miliar.
Fitur Keselamatan Lengkap dan Teknologi ADAS
Meski tanpa diesel, Land Cruiser Hybrid EV tidak kompromi soal keselamatan. SUV ini dibekali rangkaian fitur keselamatan canggih yang mencakup ADAS (Advanced Driver Assistance Systems), Blind Spot Monitor, Lane Departure Warning System, hingga Rear Cross Traffic Alert.
Fitur lain yang turut disematkan antara lain 360 Camera, Hill-Start Assist Control, Downhill Assist Control, serta Terrain Response yang memungkinkan mobil beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan. Sistem pengereman juga sudah menggunakan Anti Lock Braking System, Brake Assist, dan EBD (Electronic Brake Distribution).
Pilihan Warna dan Varian Hanya Satu Tipe
Untuk pasar Indonesia, Land Cruiser Hybrid EV hanya ditawarkan dalam satu varian utama dengan sistem penggerak hybrid. Konsumen masih bisa memilih beberapa pilihan warna eksterior sesuai selera, meski daftar lengkapnya perlu dikonfirmasi langsung ke dealer resmi Toyota.
Bagi yang penasaran dengan cicilan bulanan terendah, informasi tersebut bisa didapatkan melalui jaringan dealer resmi Toyota di seluruh Indonesia. Harga yang tertera belum termasuk pajak dan biaya balik nama, sehingga nominal akhir bisa berbeda di tiap daerah.