KUDUS — Memasuki usia ke-73 tahun, MTs Mu'allimat NU Kudus tidak hanya merayakan hari jadi dengan seremonial. Madrasah khusus perempuan ini menancapkan komitmen jangka panjang dengan meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru empat lantai, yang kelak difungsikan sebagai area parkir, ruang kelas, dan gedung pertemuan serbaguna.
Pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu dari sembilan agenda rangkaian Harlah ke-73 yang mengusung tema "Menguatkan Syiar, Merawat Tradisi, Menuju Madrasah Berprestasi". Tema tersebut, menurut Kepala MTs Mu'allimat NU Kudus Zuhairoh, menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk menjaga warisan ulama sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan era modern.
Perempuan Harus Bermanfaat di Mana Pun
"Kami semua guru memang ingin mewujudkan mindset bahwa perempuan di mana pun dan kapan pun harus bermanfaat," tutur Zuhairoh.
Zuhairoh menegaskan, sebagai madrasah dengan mayoritas siswa perempuan, pihaknya berkomitmen mencetak generasi yang unggul secara akademik dan mampu memberi dampak positif bagi masyarakat. Daya saing menjadi kata kunci yang ia sorot di tengah derasnya arus perubahan sosial.
"Syiar kita adalah menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga dibarengi daya saing sehingga mampu menjawab tantangan di masyarakat. Ketika menghadapi persoalan-persoalan faktual, mereka bisa memberikan dampak yang positif," katanya.
Merawat Islam Rahmatan Lil Alamin
Nilai yang terus ditanamkan kepada peserta didik, lanjut Zuhairoh, adalah Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Sikap saling menghormati menjadi fondasi dalam pergaulan sehari-hari di lingkungan madrasah.
"Syiar kita adalah Ahlussunnah wal Jamaah. Di mana pun dan kapan pun kita merawat Islam rahmatan lil alamin, merangkul bukan memukul, tidak menyalahkan yang lain, tetapi saling menghormati tradisi," ungkapnya.
Zuhairoh berharap seluruh siswa mampu melanjutkan perjuangan para pendiri madrasah atau muassis. Generasi yang diharapkan lahir adalah pribadi Qurani yang aktif, kreatif, inovatif, dan efektif dalam kehidupan bermasyarakat.
"Harapannya, anak-anak memikul tanggung jawab untuk melanjutkan cita-cita para muassis dalam mewujudkan generasi Qurani yang aktif, kreatif, inovatif, dan efektif," jelasnya.
Agenda Sosial dan Keagamaan Meriahkan Harlah
Selain peletakan batu pertama, rangkaian Harlah ke-73 berlangsung dalam sembilan agenda yang mencakup aspek sosial dan keagamaan. Kegiatan tersebut antara lain doa bersama, santunan anak yatim, khotmil Al-Qur'an, serta ziarah ke makam muassis.
Jalan sehat bersama alumni, class meeting, bahtsul masail, talkshow, hingga bakti sosial turut mewarnai perayaan tahun ini. Puncak acara dimeriahkan dengan penampilan Alma ESBEYE, menambah semarak peringatan hari lahir madrasah tersebut.
Melalui tema Harlah ke-73 ini, MTs Mu'allimat NU Kudus berharap mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman serta melahirkan lulusan berprestasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.