JAWA TENGAH — Pembelian borongan ini bukan sekadar gengsi. Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, menandatangani Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk 60 unit Toyota FJ Cruiser di lounge Toyota, ICE BSD City, Tangerang. Saat prosesi penandatanganan berlangsung, pesanan bertambah satu unit lagi, menjadikan total pesanan resmi sebanyak 61 unit.
Nilai Kontrak Rp 60 Miliar dan Harga yang Belum Final
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang turut hadir dalam momen tersebut langsung menanyakan nilai kontrak pembelian ini. Jusuf Hamka memperkirakan angkanya mencapai Rp 60 miliar, dengan asumsi harga per unit di kisaran Rp 800-900 juta.
"Kurang lebih Rp 60 miliar (nilai kontraknya), harga (Toyota FJ Land Cruiser) Rp 800-900 ya?" ujar Jusuf Hamka di ICE BSD City, Tangerang.
Penting dicatat, angka tersebut masih estimasi. Toyota Astra Motor (TAM) belum merilis daftar harga resmi untuk pasar Indonesia karena status kendaraan ini masih impor utuh (CBU) dari Thailand. Perwakilan Auto2000 menegaskan harga final akan diumumkan saat peluncuran resmi, sehingga nilai kontrak bisa berubah menyesuaikan harga OTR yang berlaku.
Syarat Khusus Babah Alun: Prioritas Pengiriman Pertama
Di balik nilai transaksi yang fantastis, ada satu permintaan unik yang dilayangkan Jusuf Hamka. Ia meminta unit pesanannya menjadi prioritas pengiriman pertama di Indonesia begitu stok mulai didistribusikan. Permintaan ini disampaikan langsung di hadapan perwakilan Toyota dan Menteri Airlangga.
"Ingat ya, pas pertama (unitnya) dikirim, kalau orang lain yang lu kasih duluan, gue nggak jadi (beli). First come, first serve. Kita dateng ke sini, kita juga udah tekan SPK bareng Pak Menko," tegas Jusuf Hamka.
Acuan Harga dari Thailand dan Spek Singkat FJ Cruiser
Sebagai gambaran pasar, Toyota membanderol Land Cruiser FJ di Thailand sebesar 1,2 juta baht atau sekitar Rp 680 jutaan. Namun, angka ini hampir pasti akan berubah setelah masuk ke Indonesia. Faktor bea masuk, pajak, dan margin dealer akan membuat harga jual di dalam negeri lebih tinggi—kemungkinan besar menyentuh kisaran yang disebut Jusuf Hamka.
Untuk spesifikasi, FJ Cruiser terbaru tetap mempertahankan karakter bodi kotak khas off-roader sejati. Mesin yang digunakan adalah 2.7 liter 4-silinder bensin dengan tenaga sekitar 161 hp dan torsi 246 Nm, disalurkan ke roda belakang atau semua roda melalui sistem 4WD. Ground clearance-nya tinggi dan suspensi belakang rigid axle—kombinasi yang membuatnya sangat mumpuni di medan berat, tetapi kompromi pada kenyamanan harian di aspal mulus.
Fokus Armada Operasional, Bukan Koleksi Pribadi
Rencananya, 61 unit SUV gagah tersebut tidak akan dipajang di garasi pribadi. Jusuf Hamka mengalokasikan seluruh unit untuk mendukung kelancaran operasional para direktur dan tim manajemen di enam ruas jalan tol yang dikelola grup perusahaannya. Ini menunjukkan FJ Cruiser diposisikan sebagai kendaraan kerja lapangan yang tangguh, bukan sekadar barang koleksi.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ikut Memesan
Bagi konsumen ritel yang tertarik, ada beberapa catatan penting. Pertama, harga resmi belum keluar—jangan patok anggaran sebelum TAM mengumumkan angka pasti. Kedua, status CBU berarti suku cadang dan waktu tunggu bisa lebih lama dibanding model rakitan lokal. Ketiga, efisiensi bahan bakar bukanlah keunggulan FJ Cruiser; konsumsi di dalam kota diperkirakan boros untuk standar modern. Terakhir, prioritas pengiriman Babah Alun bisa memengaruhi antrean unit pertama di dealer—jika klaimnya benar-benar dieksekusi.