JAWA TENGAH — Liga Inggris 2026/2027 resmi bergulir akhir pekan kemarin, dan pekan pertama langsung menyajikan kejutan. Arsenal, sang juara bertahan, tampil meyakinkan dengan membungkam Coventry City 3-0 pada Jumat malam. Namun, perhatian publik justru tertuju pada kekalahan mengejutkan Manchester United yang takluk 0-2 dari Hull City, tim promosi yang baru kembali ke kasta tertinggi.
Hasil tersebut membuat proyeksi persaingan musim ini berubah drastis. Meski begitu, berdasarkan analisis data terkini, Arsenal tetap menjadi kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar.
Hull City Bukan Tim Pelengkap, MU Kalah di Kandang Sendiri
Kekalahan dari Hull City menjadi sinyal bahaya bagi Manchester United. Bertindak sebagai tuan rumah, Setan Merah gagal mengimbangi permainan tim tamu yang tampil berani dan efektif. Dua gol tanpa balas yang bersarang di gawang mereka menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih pada awal musim ini.
Bagi Hull City, kemenangan ini adalah pernyataan sikap bahwa mereka tidak datang ke Premier League hanya untuk sekadar bertahan. Hasil ini juga menjadi modal berharga untuk bersaing di papan tengah klasemen.
Carlos Baleba Jadi Jawaban Lini Tengah Manchester United
Di tengah hasil buruk di lapangan, Manchester United sebenarnya sudah bergerak cepat di bursa transfer. Mereka akhirnya berhasil mengamankan tanda tangan gelandang asal Kamerun, Carlos Baleba, dari Brighton & Hove Albion. Pemain ini sudah lama menjadi incaran sejak musim lalu.
Baleba didatangkan Brighton dari Lille pada 2023 dengan biaya awal sekitar 24 juta poundsterling. Selama tiga musim dan 92 penampilan bersama The Seagulls, ia dikenal memiliki gaya bermain agresif, stamina luar biasa, dan kemampuan mengalirkan bola dari lini tengah. Kehadirannya diharapkan menjadi pengganti sempurna untuk peran yang ditinggalkan Casemiro.
Prediksi Opta: Persaingan Musim Ini Lebih Sengit
Komputer super milik Opta telah memperbarui prediksi akhir klasemen setelah seluruh pertandingan pekan pembuka rampung. Hasil-hasil mengejutkan di pekan pertama membuat proyeksi persentase peluang juara berubah, meski Arsenal masih memimpin. Persaingan diprediksi akan berjalan sangat sengit hingga akhir musim nanti.
Kekalahan MU dan kemenangan telak Arsenal di laga perdana menjadi dasar utama perubahan proyeksi tersebut. Kini, perhatian publik akan tertuju pada konsistensi performa Arsenal dan bagaimana Manchester United bangkit dari keterpurukan awal.