SEMARANG — Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Erling Tan Jaya membenarkan kejadian yang merenggut nyawa atlet andalan Jepara tersebut. Berdasarkan keterangan panitia dan tim medis di arena, dugaan sementara mengarah pada kelelahan fisik yang sangat berat saat perlombaan berjalan.
Lomba nomor selam laut dijadwalkan mulai bergulir sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah saksi di lokasi melihat kondisi Syabilla mulai menunjukkan tanda penurunan sebelum insiden terjadi.
Seorang motoris perlombaan yang bertugas di lapangan melihat Syabilla sempat melambaikan tangan ketika melintasi putaran kedua. Meski begitu, atlet berusia 22 tahun itu tetap berusaha bertahan dan memacu kecepatannya untuk membela nama daerahnya.
Kondisi darurat memuncak pada putaran ketiga sekitar pukul 09.10 WIB. Tubuh Syabilla mulai tenggelam ke dasar perairan dan tidak bergerak lagi.
"Pada putaran ketiga, korban mulai tenggelam dan terlihat tidak bergerak," kata Kombes Pol Erling.
Saksi di arena lomba bergerak cepat menarik tubuh Syabilla ke permukaan laut. Petugas segera mengevakuasi sang atlet menuju tepi pantai untuk mendapat pertolongan awal dari tim medis di lokasi.
Syabilla mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan penanganan darurat dari tim medis di lokasi dan rumah sakit. Hingga keterangan ini disampaikan, belum ada rincian lebih lanjut soal hasil pemeriksaan medis terhadap korban.
"Informasi dari panitia dan tim medis, korban diduga mengalami kelelahan saat bertanding," ujar Kombes Pol Erling sebagaimana dikutip dari Diswayjateng.id.
Musibah ini terjadi hanya dua hari setelah Syabilla mempersembahkan dua medali emas untuk Kabupaten Jepara. Kedua medali diraih pada nomor kolam putri 100 meter dan 200 meter bifins, Jumat (23/10/2026).
Prestasi tersebut menjadikan Syabilla salah satu atlet selam putri andalan kontingen Jepara di ajang Porprov Jateng 2026. Kabar duka pun menyelimuti panggung Pekan Olahraga Provinsi XVII Jawa Tengah 2026.
Sebagai bentuk penghormatan, seluruh kontingen Jepara mengenakan pita hitam sepanjang gelaran Porprov Jateng 2026. Syabilla tercatat sebagai atlet selam putri Kabupaten Jepara yang meninggal dunia di tengah laga.
Pihak panitia dan kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi soal tindak lanjut penanganan insiden ini, termasuk evaluasi prosedur keselamatan nomor selam laut di Pantai Awann Costa.