Pencarian

60 Atlet Paralayang dari 15 Kabupaten/Kota Jateng Mulai Bertanding di Telomoyo, Tuan Rumah Bidik 4 Emas

Senin, 26 Oktober 2026 • 11:16:02 WIB
60 Atlet Paralayang dari 15 Kabupaten/Kota Jateng Mulai Bertanding di Telomoyo, Tuan Rumah Bidik 4 Emas
Atlet paralayang dari 15 kabupaten/kota Jawa Tengah mengikuti pertandingan pembuka Porprov XVII Jateng 2026 di Gunung Gajah Telomoyo, Kabupaten Semarang.

SEMARANG — Pertandingan pembuka cabang olahraga paralayang Porprov XVII Jateng 2026 digelar di kawasan wisata Gunung Gajah Telomoyo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Venue yang berada di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu menjadi lokasi seluruh rangkaian lomba hari pertama.

Ketua Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Kabupaten Semarang, Sundari Bondan Marutohening, bersyukur rangkaian lomba hari pertama dapat berjalan lancar. Meski kondisi cuaca sempat kurang ideal untuk penerbangan optimal, seluruh nomor tetap tuntas.

"Tetapi secara keseluruhan, untuk nomor XC maupun KTM hari ini dapat dilaksanakan dengan tuntas, lancar, dan aman," ujar Sundari saat ditemui di venue Paralayang Gunung Gajah Telomoyo.

Nomor KTM dan XC Jadi Pembuka, Kelas A dan B Turun Bersamaan

Pada hari pertama, para atlet langsung mengerahkan kemampuan terbaiknya. Nomor yang dipertandingkan adalah Ketepatan Mendarat (KTM) serta Cross Country (XC), baik untuk kelas A maupun kelas B.

KTM menguji presisi pilot mendarat di titik sasaran, sementara XC menuntut kemampuan membaca termal dan navigasi jarak jauh. Kedua nomor menjadi penentu awal perolehan poin kontingen di klasemen cabor paralayang.

Target Empat Emas Berbekal Jebolan PON XXI

Sebagai tuan rumah, Sundari optimistis kontingen Kabupaten Semarang mampu mendulang prestasi gemilang. Keyakinan itu bukan tanpa alasan.

Sejumlah atlet yang diturunkan merupakan peraih prestasi di berbagai kejuaraan nasional. Bahkan ada jebolan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

"Target Kabupaten Semarang adalah membidik empat medali emas dari cabor paralayang," tegasnya.

Faktor Kandang dan Hafal Karakter Angin Telomoyo

Rasa optimisme serupa diungkapkan salah satu atlet tuan rumah, Muhammad Afifian. Selain faktor psikologis bermain di kandang sendiri, para atlet Kabupaten Semarang sangat akrab dengan karakteristik angin dan medan di Gunung Gajah Telomoyo.

Dari total tiga bulan masa persiapan, FASI Kabupaten Semarang mendedikasikan satu bulan terakhir untuk berlatih secara intensif di venue tersebut. Latihan di lokasi sebenarnya menjadi pembeda dibanding kontingen yang baru mengenal medan Telomoyo saat bertanding.

Persaingan paralayang Porprov Jateng 2026 masih berlanjut pada hari-hari berikutnya. Perolehan medali dari nomor KTM dan XC kelas A maupun B akan menentukan posisi akhir kontingen di klasemen cabor.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritajateng.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks