Pencarian

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Langsung SPMB 2026 di Semarang, Pastikan Tanpa Titip-Menitip

Sabtu, 13 Juni 2026 • 19:44:01 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Langsung SPMB 2026 di Semarang, Pastikan Tanpa Titip-Menitip
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meninjau langsung kesiapan SPMB 2026 di Semarang.

SEMARANG — Ahmad Luthfi memastikan tidak ada celah bagi praktik percaloan maupun titip-menitip dalam penerimaan siswa baru tahun ini. Ia meninjau langsung dua lokasi untuk mengecek kesiapan sistem dan pelayanan terhadap calon peserta didik.

Di SMAN 3 Semarang, gubernur melihat para guru tetap bersiaga melayani masyarakat pada hari libur. “Ini salah satu bentuk pelayanan kita, agar anak-anak yang mendaftar SMA ini bisa memilih dan memilah. Mereka itu merupakan aset bagi provinsi di akan datang,” kata Luthfi.

Tagline “No Titip-titip, No Jastip” Ditegaskan Kembali

Luthfi kembali menekankan prinsip transparansi dalam SPMB 2026 dengan tagline “No Titip-titip, No Jastip”. Ia memastikan seluruh jalur dan kuota telah ditetapkan sejak awal.

Untuk SMA Negeri, kuota dibagi menjadi jalur domisili 33 persen, afirmasi 32 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi 5 persen. Sementara SMK Negeri terdiri dari prestasi 75 persen, afirmasi 15 persen, dan domisili 5 persen.

“Percayalah, kita bisa merekrut peserta didik secara profesional, sesuai ketentuan, dan tidak melanggar hukum. Berikan penjelasan kepada seluruh orang tua/wali murid dengan jelas agar tidak ada komplain. SPMB 2026 ini harus lebih baik dari tahun kemarin,” ujarnya saat menyapa petugas SPMB di Kantor Cabang Dinas Pendidikan secara daring.

Kendala Aplikasi Diatasi Langsung Petugas

Berdasarkan evaluasi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan, kendala yang muncul umumnya berkaitan dengan penggunaan aplikasi. Calon peserta didik dan orang tua kesulitan mengunggah data.

“Rata-rata tidak bisa mengaplikasikan terkait unggah data dan sebagainya, tapi sudah kita bantu semuanya,” jelas Luthfi di sela pemantauan.

Petugas di lapangan memberikan pendampingan langsung sehingga permasalahan dapat segera diatasi. Luthfi mengapresiasi para petugas yang tetap melayani meskipun hari Sabtu.

Sistem Cloud Server dan Cadangan Multi-Zone

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin menjelaskan, sistem SPMB tahun ini diperkuat kolaborasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jateng serta perusahaan teknologi Alibaba. Sistem menggunakan teknologi cloud server dengan fitur auto scaling yang memungkinkan kapasitas server meningkat otomatis sesuai kebutuhan.

Pemprov Jateng juga menyiapkan sistem cadangan multi-zone. Jika satu pusat data terganggu, sistem cadangan di lokasi lain langsung mengambil alih sehingga layanan tetap berjalan.

Dari sisi keamanan, Sadimin memastikan data pribadi calon peserta didik terlindungi dari risiko kebocoran maupun serangan siber. “Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa, dari risiko kebocoran data maupun serangan siber,” katanya.

Bagikan
Sumber: harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks