Pencarian

Gempa M6,7 Guncang Sulteng, Satu Warga Sigi Tewas dan Ratusan Bangunan Rusak

Rabu, 17 Juni 2026 • 06:48:02 WIB
Gempa M6,7 Guncang Sulteng, Satu Warga Sigi Tewas dan Ratusan Bangunan Rusak
Korban tewas akibat gempa M6,7 di Kabupaten Sigi dilaporkan satu orang.

JAWA TENGAH — Korban jiwa dilaporkan dari Kabupaten Sigi, wilayah yang disebut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari sebagai daerah dengan dampak paling signifikan. "Korban meninggal dunia dilaporkan berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan," kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6).

Korban Luka dan Sebaran Terdampak di Lima Wilayah

Data sementara BNPB menunjukkan 25 warga mengalami luka ringan dan 13 lainnya luka berat. Rincian paling banyak berada di Kabupaten Sigi: 22 luka ringan dan 13 luka berat dari total 89 KK atau 272 jiwa terdampak.

Di Kabupaten Parigi Moutong, sekitar 21 KK atau 40 jiwa terdampak. Kota Palu mencatat dua warga luka ringan, sementara Kabupaten Poso melaporkan satu warga terluka yang masih dalam pendataan lebih lanjut. BNPB masih melakukan pendataan di Kabupaten Donggala.

Ratusan Bangunan Rusak, Jembatan dan Jalan Amblas

Pendataan sementara mencatat sedikitnya 67 unit rumah terdampak, terdiri dari 26 unit rusak ringan, enam rusak sedang, dan 12 rusak berat. Kerusakan paling parah terjadi di Kabupaten Sigi dengan 47 unit rumah terdampak—23 di antaranya rusak ringan, enam rusak sedang, dan 12 rusak berat.

Selain rumah warga, gempa juga merusak enam fasilitas ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu-Sigi-Poso yang mengalami amblas. Di Kota Palu, keretakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III, sementara satu hotel dan satu tempat usaha turut rusak. Di Kabupaten Poso, lima unit rumah terdampak dengan tiga di antaranya rusak ringan. Parigi Moutong melaporkan sekitar 15 unit rumah terdampak.

Gempa Susulan Masih Terjadi, BNPB Imbau Warga Tenang

Aktivitas gempa susulan masih terus terjadi hingga sore hari pasca-gempa utama. BNPB bersama BMKG dan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi.

Abdul Muhari mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG. "BNPB akan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan perkembangan penanganan dampak gempa bumi di Sulawesi Tengah secara berkala seiring berlangsungnya proses pendataan dan penanganan di lapangan," ujarnya.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks