JAWA TENGAH — Apple kembali menyiapkan kejutan untuk jajaran MacBook Pro. Kali ini, segmen entry-level yang menjadi sasaran. Berdasarkan laporan Mark Gurman di Bloomberg yang dikutip Antara, Sabtu (4/7), perusahaan berencana merombak total desain MacBook Pro 14 inci versi dasar pada paruh pertama 2027. Laptop ini akan mengusung bahasa desain yang sama dengan model kelas atas yang diperkirakan meluncur mulai musim gugur 2026.
Desain Baru dan Sentuhan Layar Pertama
Penyegaran ini bukan sekadar ubahan kecil. Apple dikabarkan ingin menyelaraskan tampilan MacBook Pro entry-level dengan saudaranya yang lebih mahal. Laporan itu juga menyebut jajaran ini kemungkinan mencakup MacBook layar sentuh pertama buatan Apple, yang sebelumnya dirumorkan hadir bersama generasi chip M6. Jika terealisasi, ini akan menjadi perubahan signifikan bagi ekosistem Mac yang selama ini konsisten menolak layar sentuh.
Secara internal, proyek laptop entry-level ini disebut menggunakan nama kode "K104". Belum ada bocoran spesifikasi detail, namun kehadirannya diprediksi menjadi jawaban Apple atas permintaan pasar akan laptop premium dengan harga lebih ramah di kantong.
MacBook Neo dan Strategi Produk Musim Semi
Strategi Apple memperkenalkan produk entry-level di musim semi bukanlah hal baru. Pada musim semi 2026, perusahaan meluncurkan MacBook Neo bersamaan dengan iPhone baru, iPad, dan MacBook Pro dalam rentang waktu sekitar satu minggu. MacBook Neo sendiri menggunakan chip A18 yang awalnya dirancang untuk iPhone, menunjukkan bagaimana Apple mulai mengaburkan batas antara lini prosesor perangkat mobile dan laptop.
Musim semi 2027 diprediksi akan menjadi periode yang lebih padat. Bahkan tanpa potensi penambahan lima produk baru, jadwal peluncuran Apple sudah diperkirakan penuh dengan pengumuman besar.
iPad Pro Juga Ikut Diuji
Selain MacBook, Apple juga dikabarkan sedang menguji empat model iPad Pro terbaru. Meski belum ada rincian spesifik, sumber menyebut generasi berikutnya akan berfokus pada peningkatan performa, sambil tetap mempertahankan pilihan ukuran layar 11 inci dan 13 inci seperti saat ini. Belum ada indikasi kapan iPad Pro baru ini akan diperkenalkan ke publik.
Tekanan Rantai Pasok dan Harga yang Naik
Rencana peluncuran produk baru ini muncul di tengah tantangan rantai pasok global yang berdampak pada kenaikan biaya produksi. CEO Apple Tim Cook sebelumnya mengakui tekanan pada pasokan komponen memaksa perusahaan menaikkan harga sejumlah produknya. MacBook Pro menjadi salah satu lini yang terdampak signifikan. Model dengan kapasitas penyimpanan 1 terabyte naik dari 1.699 dolar AS (sekitar Rp30,5 juta) menjadi 1.999 dolar AS (sekitar Rp35,8 juta).
Kehadiran MacBook Pro entry-level dengan desain baru dan harga yang lebih kompetitif bisa menjadi strategi Apple untuk menjangkau lebih banyak konsumen di tengah lonjakan harga perangkat teknologi. Bagi pengguna yang selama ini menunda upgrade karena harga, tahun 2027 mungkin menjadi waktu yang tepat untuk mulai menabung.