Pencarian

SDN Cepokosawit 2 Boyolali Krisis Murid Baru, Hanya Satu Siswa Daftar di Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 13 Juli 2026 • 13:16:28 WIB
SDN Cepokosawit 2 Boyolali Krisis Murid Baru, Hanya Satu Siswa Daftar di Tahun Ajaran 2026/2027
SDN Cepokosawit 2 Boyolali hanya menerima satu siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027.

BOYOLALI — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cepokosawit 2, yang berlokasi di Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, tahun ini hanya kebanjiran satu pendaftar. Khansa, seorang anak usia sekolah dasar, menjadi satu-satunya siswa baru yang tercatat di sekolah tersebut untuk tahun ajaran mendatang.

Kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Para guru di SDN Cepokosawit 2 mengaku jumlah siswa di sekolah mereka terus menurun dari tahun ke tahun. Meski begitu, tenaga pendidik tetap berkomitmen menjalankan proses belajar mengajar, sekalipun hanya untuk satu orang murid.

Komitmen Guru di Tengah Sepinya Kelas

Kepala SDN Cepokosawit 2 menyatakan pihak sekolah tidak akan menutup kelas meskipun hanya diisi oleh segelintir siswa. "Kami tetap mengajar. Ini tanggung jawab kami sebagai pendidik," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Guru-guru di sekolah tersebut harus beradaptasi dengan pola pengajaran yang berbeda. Dengan hanya satu murid, metode pembelajaran menjadi lebih personal dan intensif, mirip bimbingan privat. Namun, di sisi lain, minimnya interaksi antarteman sebaya menjadi tantangan tersendiri bagi perkembangan sosial Khansa.

Faktor Penyebab Sepi Peminat

Sepinya peminat di SDN Cepokosawit 2 merupakan fenomena yang jamak terjadi di sekolah-sekolah negeri di pedesaan Boyolali. Beberapa faktor disebut-sebut menjadi penyebabnya, antara lain menurunnya angka kelahiran di daerah setempat dan arus urbanisasi keluarga muda ke kota-kota besar.

Selain itu, persaingan dengan sekolah swasta dan lembaga pendidikan berbasis agama juga turut memengaruhi pilihan orang tua. Banyak warga yang lebih memilih menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan yang dianggap memiliki fasilitas lebih lengkap atau lokasi yang lebih dekat dengan pemukiman.

Nasib Sekolah dengan Satu Murid

Fenomena sekolah dengan jumlah murid minim bukan hal baru di Jawa Tengah. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah SD negeri di kabupaten seperti Grobogan, Wonogiri, dan Rembang juga mengalami nasib serupa. Pemerintah daerah biasanya akan melakukan evaluasi berkala untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk opsi penggabungan sekolah (merger) jika jumlah siswa terus menyusut.

Namun, untuk tahun ajaran 2026/2027 ini, SDN Cepokosawit 2 dipastikan tetap beroperasi. Khansa akan tetap belajar di sekolah tersebut bersama para guru yang setia mengajar meski ruang kelas nyaris kosong.

Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks