Pencarian

35 SD Negeri di Temanggung Hanya Kebagian Kurang dari Lima Siswa Baru, Satu Sekolah Nol Pendaftar

Selasa, 14 Juli 2026 • 16:48:32 WIB
35 SD Negeri di Temanggung Hanya Kebagian Kurang dari Lima Siswa Baru, Satu Sekolah Nol Pendaftar
SD negeri di Temanggung hanya memperoleh kurang dari lima siswa baru pada penerimaan peserta didik tahun ini.

TEMANGGUNG — Fenomena sepinya peminat di sekolah dasar negeri kembali terjadi di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Dinas Pendidikan setempat mencatat, ada 35 SD negeri yang hanya memperoleh kurang dari lima siswa baru pada penerimaan tahun ini. Kondisi paling ekstrem dialami satu sekolah yang kembali nihil pendaftar, sama seperti tahun sebelumnya.

Persebaran Sekolah Sepi Peminat

Kepala Dinas Pendidikan Temanggung, Agus Sujarwo, mengungkapkan data tersebut berdasarkan hasil pendaftaran peserta didik baru. Puluhan SD negeri yang terdampak tersebar di beberapa kecamatan, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk usia sekolah yang terus menurun.

“Ada 35 SD negeri yang siswanya kurang dari lima. Bahkan satu sekolah tidak ada pendaftar sama sekali,” kata Agus, Senin lalu.

Akar Masalah: Menurunnya Angka Kelahiran

Faktor utama yang mendorong kondisi ini adalah menurunnya angka kelahiran di Temanggung dalam beberapa tahun terakhir. Akibatnya, jumlah anak yang memasuki usia sekolah dasar semakin sedikit, sementara jumlah sekolah negeri relatif tetap.

Kondisi ini diperparah dengan preferensi orang tua yang mulai beralih ke sekolah swasta atau lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Beberapa sekolah negeri di pinggiran kota juga kalah bersaing dari segi fasilitas dan akses transportasi.

Langkah Pemkam Temanggung: Merger atau Relokasi?

Pemerintah Kabupaten Temanggung tengah mengkaji opsi penggabungan atau merger sekolah-sekolah yang kekurangan murid. Langkah ini dinilai lebih realistis ketimbang mempertahankan operasional sekolah dengan jumlah siswa yang sangat minim.

“Kami tidak ingin menutup sekolah, tapi harus ada efisiensi. Merger atau relokasi menjadi opsi yang sedang kami hitung dampaknya,” ujar Agus Sujarwo.

Dampak pada Tenaga Pendidik

Sepinya peminat juga berdampak pada alokasi guru. Beberapa sekolah dengan jumlah siswa sedikit terpaksa menerima guru dengan jam mengajar yang tidak penuh. Dinas Pendidikan berencana merotasi tenaga pendidik dari sekolah sepi peminat ke sekolah yang masih kelebihan siswa.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menyelamatkan anggaran, tetapi juga menjaga kualitas pengajaran. Sebab, sekolah dengan jumlah murid sangat kecil sering kali tidak efisien secara operasional.

Catatan untuk Orang Tua

Meski jumlah siswa sedikit, Dinas Pendidikan memastikan proses belajar-mengajar di sekolah-sekolah tersebut tetap berjalan normal. Pemerintah daerah juga membuka peluang bagi wali murid untuk berkonsultasi jika ingin memindahkan anaknya ke sekolah lain yang lebih representatif.

Fenomena ini menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera merumuskan peta jalan pendidikan jangka panjang, seiring dengan tren demografi yang terus berubah di Temanggung.

Bagikan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks