JAWA TENGAH — Setelah resmi meluncur di pasar Indonesia, Chery Q langsung menarik perhatian sebagai mobil listrik dengan harga paling terjangkau. Oto berkesempatan menjajalnya dalam sesi first drive di kawasan Jakarta dan sekitarnya, Kamis pekan lalu. Hasilnya? Mobil ini layak menyandang julukan “si kecil cabe rawit” yang diberikan para penggemar.
Dimensi Mungil, Kelincahan Maksimal
Dengan panjang hanya 3,2 meter, Chery Q terasa sangat lincah saat menyusuri jalanan sempit di Kemang dan SCBD. Radius putarnya yang kecil membuat manuver di tikungan tajam atau putar balik terasa ringan, tanpa perlu was-was. Kami mencatat, mobil ini bisa bermanuver di jalur yang biasanya hanya muat untuk motor.
Meski mungil, suspensinya cukup empuk untuk ukuran city car. Guncangan dari polisi tidur atau jalan berlubang masih diredam dengan baik, memberikan kenyamanan layak untuk perjalanan harian.
Akselerasi Instan yang Membangun Percaya Diri
Kejutan terbesar datang dari sektor powertrain. Motor listrik Chery Q memberikan respons gas yang instan. Saat lampu lalu lintas hijau, akselerasi dari posisi diam terasa spontan, langsung meninggalkan mobil-mobil konvensional di belakang.
Tenaga puncak 27 kW dan torsi 85 Nm memang tidak terdengar besar di atas kertas. Namun, karakteristik motor listrik yang langsung mengirim torsi penuh membuatnya terasa lebih responsif di kecepatan rendah hingga menengah. Di jalan tol dalam kota, mobil ini tetap stabil hingga kecepatan 80 km/jam. Pada kecepatan di atas 90 km/jam, suara angin mulai terdengar jelas masuk ke kabin—hal yang wajar untuk mobil sekelasnya.
Konsumsi Energi dan Fitur yang Memudahkan
Sepanjang rute campuran macet dan lancar sejauh 50 km, konsumsi energi Chery Q tercatat sekitar 9,8 kWh per 100 km. Jika diisi di rumah dengan tarif listrik rumah tangga, biaya per kilometernya sangat rendah, bahkan lebih murah dari ongkos transportasi umum. Baterai berkapasitas 17 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 200 km dalam sekali pengisian—cukup untuk kebutuhan harian warga Jakarta-Bodetabek.
Fitur paling membantu adalah kamera 360 derajat. Saat parkir di lahan sempit, fitur ini membuat pengemudi bisa melihat seluruh sudut mobil tanpa perlu menebak-nebak jarak. Layar sentuh 10 inci di dashboard juga responsif dan mendukung koneksi smartphone.
Harga dan Kesimpulan
Dengan harga Rp 200 jutaan, Chery Q menjadi salah satu pintu masuk termurah ke dunia mobil listrik di Indonesia. Mobil ini bukan untuk perjalanan antar kota. Namun, sebagai kendaraan harian di perkotaan, ia menawarkan kombinasi kelincahan, biaya operasional rendah, dan fitur yang cukup lengkap.
Kesan pertama kami: Chery Q adalah mobil listrik yang fun to drive dan praktis. Julukan “si kecil cabe rawit” memang pas—mungil, tapi pedas saat digas.