Pencarian

10 Mahasiswa Kebumen Terima Beasiswa Tradha Batch 6, Digembleng Jadi Generasi Emas yang Berdaya dan Berdampak

Minggu, 16 Agustus 2026 • 15:28:02 WIB
10 Mahasiswa Kebumen Terima Beasiswa Tradha Batch 6, Digembleng Jadi Generasi Emas yang Berdaya dan Berdampak
Sepuluh mahasiswa penerima Beasiswa Tradha Foundation Batch 6 mengikuti prosesi inagurasi di Ballroom Hotel Grand Kolopaking, Kebumen, Sabtu (15/8/2026).

KEBUMEN — Sebanyak 10 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama resmi menyandang status penerima Beasiswa Tradha Foundation Batch 6. Mereka dikukuhkan dalam acara bertajuk "Menyiapkan Generasi Emas Kebumen yang Berdaya & Berdampak" yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Kolopaking, Sabtu (15/8/2026).

Program ini tidak berhenti pada pemberian dana pendidikan. Setiap awardee akan diarahkan mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas, pelatihan kepemimpinan, serta pembangunan jejaring positif yang diharapkan mampu membentuk lulusan yang kompeten dan peduli terhadap daerah asal.

Daftar Penerima Beasiswa Tradha Batch 6

Sepuluh mahasiswa terpilih berasal dari latar belakang akademik yang beragam, mulai dari informatika hingga perencanaan wilayah dan kota. Berikut daftar lengkapnya:

  • Valda Anabela – Universitas Sebelas Maret (PSDKU), Informatika
  • Melia Fatika Sari – Universitas Jenderal Soedirman, Administrasi Publik
  • Dhea Alesya Alvaretta – Universitas Diponegoro, Agribisnis
  • Ligar Amellea Razuanur – Universitas Sebelas Maret, Ilmu Administrasi Negara
  • Verlyta Eyleen Agatha – Universitas Negeri Yogyakarta, Pendidikan IPA
  • Hanifa Agustina Putri – Universitas Negeri Semarang, PG PAUD
  • Umi Nur Ajizah – Universitas Negeri Semarang, Ilmu Hukum
  • Dimas Yusuf Darmawan – Universitas Sebelas Maret, Pendidikan Fisika
  • Karina Purna Ayunida – Universitas Sebelas Maret (PSDKU), Informatika
  • Ela Lailatus Sangadah – Universitas Diponegoro, Teknik PWK

Bukan Sekadar Bantuan Biaya Kuliah

Bagi para penerima, beasiswa ini dimaknai lebih dari sekadar keringanan finansial. Ligar Amellea Razuanur, mahasiswi Ilmu Administrasi Negara PSDKU Kebumen UNS, mengaku program tersebut membuka ruang belajar yang lebih luas.

"Beasiswa ini bukan hanya memberikan dukungan dalam perjalanan pendidikan, tetapi juga menjadi ruang bagi saya untuk belajar, berkembang, dan memperluas jejaring melalui berbagai kegiatan seperti Youth Leadership Camp, Tradha Leadership Class, hingga audiensi," ujarnya.

Hal senada disampaikan Dimas Yusuf Darmawan, mahasiswa Pendidikan Fisika UNS asal Kecamatan Alian. Ia mendapatkan pembebasan UKT 100 persen senilai sekitar Rp5,4 juta per semester, ditambah bantuan biaya hidup Rp750 ribu per bulan.

"Sebagai mahasiswa baru, saya berharap program ini terus menjadi wadah pengembangan soft skill bagi kami," kata Dimas.

Talkshow dan Pembekalan Orang Tua

Kegiatan inagurasi dikemas dalam dua sesi utama. Sesi Parentalk menghadirkan psikolog Yulaida bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kebumen, Khalisha Adelia Aziza, yang juga menjabat sebagai Direktur Tradha Foundation. Diskusi ini menyoroti peran keluarga dalam mendampingi pendidikan dan karier anak.

Sesi Youthtalk mengangkat tema "Muda, Berdaya, dan Berdampak untuk Kebumen". Diskusi interaktif ini menghadirkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, CEO Tradha Group, serta seniman visual Putra Akbar Wahyu Hidayat. Mereka mendorong pelajar dan mahasiswa untuk berani mengembangkan potensi, membangun kemandirian, dan menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Investasi SDM untuk Masa Depan Kebumen

Bupati Kebumen yang hadir sebagai owner Tradha Foundation berpesan agar para awardee tidak memandang beasiswa sekadar bantuan finansial. Ia mengajak penerima beasiswa menjadikan kesempatan ini sebagai amanah untuk tumbuh menjadi generasi yang berkompetensi dan memiliki kepedulian sosial.

"Jangan pernah berhenti pada pertanyaan 'apa yang bisa saya dapat?', tetapi mulailah bertanya 'apa manfaat yang bisa saya berikan bagi Kebumen?'," pesannya.

Manfaat program ini juga dirasakan alumni Batch 4, Amin Ma'ruf, mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro asal Desa Kalijaya. Dukungan dana pendidikan dan uang bulanan yang diterimanya turut membantunya mengembangkan kemampuan di luar perkuliahan, termasuk mengikuti kursus bahasa.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kebumen24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks