Pencarian

Pameran UMKM HUT ke-81 Jateng Serap 15.159 Pengunjung, Transaksi Tembus Rp 1,165 Miliar

Minggu, 23 Agustus 2026 • 01:50:31 WIB
Pameran UMKM HUT ke-81 Jateng Serap 15.159 Pengunjung, Transaksi Tembus Rp 1,165 Miliar
Pengunjung memadati stan pameran UMKM HUT ke-81 Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur, Semarang, Sabtu (22/8).

SEMARANG — Penutupan pameran UMKM HUT ke-81 Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (22/8), menandai keberhasilan agenda yang menjembatani pelaku usaha kecil dengan pasar yang lebih luas. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, salah satu pelaku usaha jamu telah menyatakan kesiapannya menjalin kerja sama ekspor dengan mitra dari Malaysia.

“Ada salah satu pelaku UMKM jamu yang menyampaikan kepada kami, akan melakukan MoU dengan Malaysia,” ujarnya di sela penutupan acara.

Dampak Nyata: Dari Skala Kabupaten ke Pasar Internasional

Taj Yasin menegaskan, pameran ini dirancang untuk mengubah wajah UMKM lokal. Ia mencontohkan, pelaku usaha yang sebelumnya hanya melayani pasar di lingkup kabupaten/kota kini didorong untuk melompat lebih jauh, tidak hanya ke tingkat provinsi, tetapi juga menembus pasar luar negeri.

“Artinya kita mengantarkan para pelaku UMKM kita yang skala kecil menjadi menengah, menengah menjadi besar. Yang awalnya hanya di sekitar kabupaten/kota, lompatannya bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi sampai ke luar negeri,” kata Taj Yasin.

Menurutnya, penguatan sektor ini menjadi krusial karena UMKM terbukti menjadi penopang ekonomi masyarakat, terutama saat krisis moneter dan pandemi Covid-19 melanda. Ia berharap agenda serupa tahun depan tidak hanya meningkatkan jumlah pengunjung, tetapi juga volume pembelian langsung.

“Bagaimanapun juga, ini bagian dari menyejahterakan UMKM, menyejahterakan masyarakat Jawa Tengah, dan bagian dari pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Zonasi Khusus dan Dukungan Sertifikasi Halal

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Desy Arijani menjelaskan, pameran yang diikuti 221 stan ini sengaja dirancang dengan konsep zonasi. Rinciannya, 35 stan Kranasda Expo, 50 stan zona komersial dan jamu, 110 stan zona program, 20 stan zona tematik UMKM binaan Bank Jateng, serta enam unit mobil pelayanan dari OPD teknis.

Dalam rangkaian acara tersebut, Pemprov Jateng juga menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Langkah ini diambil untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal sekaligus mendongkrak omzet pelaku usaha melalui jaminan kehalalan produk.

Bukan Sekadar Pameran: Ada Job Fair dan Lomba Mural

Untuk menarik minat masyarakat, panitia mengisi tiga hari penyelenggaraan dengan beragam kegiatan. Selain lomba memasak ikan bagi siswa SMK dan lomba mural tingkat SMA, tersedia pula job fair yang melibatkan puluhan perusahaan.

Acara hiburan seperti musik dan nonton bareng film lawas setiap malam turut memeriahkan suasana. Lomba stan terbaik dan lomba menggambar tingkat SD juga digelar sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas peserta.

Desy berharap pameran ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM dan kolaborasi antara instansi, pelaku usaha, serta masyarakat. “Kami berharap kegiatan pameran ini dapat menjadi momentum strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM,” pungkasnya.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: indoraya.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks