MAGELANG — Proses pencarian dan identifikasi korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Di Magelang, tim medis kepolisian mendatangi rumah keluarga Nur Hisyam untuk mengambil sampel material biologis sebagai bahan pembanding identifikasi forensik.
Hisyam (34) merupakan kernet truk asal Grabag yang ikut dalam pelayaran kapal nahas tersebut. Ia berangkat sejak Jumat (11/9) dan sejak kapal dilaporkan tenggelam, keluarganya belum menerima kabar apapun soal kondisinya.
Sampel Darah dan Ludah Dikirim ke DVI Polda Jateng
Pengambilan sampel dilakukan Tim Sidokkes Polresta Magelang yang terdiri dari Kasi Dokkes, Paurdokpol, dan tim DVI. Prosesnya berlangsung di rumah keluarga korban dengan pendampingan pemerintah desa setempat.
"Keluarga yang bersangkutan telah selesai diambil sampel DNA. Nantinya sampel DNA akan dikirimkan ke DVI Biddokkes Polda Jateng untuk diperiksa lebih lanjut," ujar Kasi Dokkes Polresta Magelang, AKP Dwi Haryanto.
Menurut Dwi, pengambilan sampel DNA bertujuan mengumpulkan, mengamankan, dan memproses material biologis untuk kepentingan identifikasi forensik maupun penegakan hukum. Sampel yang diambil berupa darah dan ludah korban.
Kades Kalikuto: Kami Masih Menunggu Info A1 dari Basarnas
Kepala Desa Kalikuto, Muh Faid, mengaku diminta mendampingi polisi saat bertemu keluarga Hisyam. Hingga kini, pihaknya belum menerima informasi resmi soal kondisi warganya tersebut.
"Belum, belum (tahu kondisinya). Tadi, saya tanya Pak Polisi juga belum tahu, nanti nunggu kabar dari Basarnas," kata Faid melalui pesan singkat, Minggu (20/9/2026).
Faid menambahkan, pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Basarnas untuk mendapatkan kepastian. Ia menyebut keluarga Hisyam masih menanti informasi A1 dari Basarnas.
Kontak Terakhir dengan Keluarga Sebelum Berlayar
Kakak ipar Hisyam, Kusni Hidayat (42), mengaku terakhir melihat adiknya pada Jumat (11/9). Saat itu Hisyam hendak berangkat membawa muatan truk.
"Terus ke pelabuhannya, saya nggah tahu. Ke pelabuhannya saya nggak tahu, wong istilahnya jarang ketemu saya sama adek saya itu. Wong punya pekerjaan sendiri-sendiri," kata Kusni saat diwawancara Senin (14/9).
Kusni menyebut informasi yang ia terima menyebutkan Hisyam membawa bibit dan kuningan dari Tempuran dengan tujuan Banjarmasin melalui Surabaya. Kabar kapal tenggelam ia dapatkan dari tetangga.
"Cuma itu tok (dikabari kapal tenggelam). Ini baru nunggu kabar. Nggih, berharap selamat. Ketemu, selamat, sehat, jelas itu. Ya memang dia profesinya memang di truk," harap Kusni.
117 Korban KM Virgo Transport 8 Sudah Dievakuasi
KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 penumpang saat mengalami kecelakaan laut pada Minggu (13/9). Sebanyak 117 korban telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 108 selamat dan 9 meninggal dunia.
Proses evakuasi dan identifikasi korban masih terus dilakukan. Keluarga korban yang belum mendapatkan kepastian diminta bersabar sambil melengkapi data pembanding untuk proses forensik DVI.