Pencarian

Dinas PKPLH Kudus Kerahkan 12 Personel Perimbas Dahan Antisipasi Pohon Tumbang di Musim Hujan

Selasa, 03 November 2026 • 08:46:01 WIB
Dinas PKPLH Kudus Kerahkan 12 Personel Perimbas Dahan Antisipasi Pohon Tumbang di Musim Hujan
Petugas Dinas PKPLH Kudus melakukan perimbasan dahan pohon untuk mengantisipasi pohon tumbang di musim hujan.

KUDUS — Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (PPRTH) Dinas PKPLH Kabupaten Kudus Mukhlisin menyebut pihaknya telah melakukan antisipasi sejak masa peralihan musim. Selain tim internal, pemangkasan melibatkan sejumlah perusahaan dan entitas lain, termasuk pengelola jaringan listrik.

Dua tim perimbasan itu terdiri atas 11 pekerja dan satu mandor. Jumlah tersebut dinilai belum sebanding dengan kebutuhan penanganan pohon di seluruh ruas jalan kabupaten.

“Memasuki masa peralihan dari kemarau ke musim penghujan, kami sudah melakukan antisipasi. Kami juga dibantu beberapa perusahaan dan entitas lainnya, termasuk pihak yang memiliki jaringan listrik,” ujar Mukhlisin.

Pemangkasan Diminta Tetap Jaga Kesehatan Pohon

Mukhlisin menekankan pemangkasan tidak boleh hanya berorientasi pada pengamanan jaringan listrik. Pemangkasan yang membuat bentuk pohon tidak seimbang justru meningkatkan risiko tumbang saat angin kencang.

“Kami berharap pemangkasan tetap memperhatikan estetika dan kesehatan pohon. Penggunaan alat juga harus steril agar tidak menyebabkan pohon rusak, sakit, bahkan mati,” jelasnya.

Alat potong yang tidak steril, menurut dia, bisa memicu luka pada batang dan mempermudah serangan penyakit. Karena itu, tim di lapangan diminta memeriksa kebersihan peralatan sebelum bekerja.

Dahan Menutupi Lampu Jalan Juga Ditangani

Selain mengantisipasi pohon tumbang, Dinas PKPLH menindaklanjuti laporan dahan yang menutupi lampu penerangan jalan umum (LPJU). Permohonan perimbasan diterima melalui surat maupun koordinasi lisan dari Dinas Perhubungan.

Penanganan telah dilakukan di kawasan Simpang Tujuh dan sejumlah persimpangan lain. Perimbasan juga berlangsung di Jalan Sunan Muria, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Loekmonohadi.

Jalan Cokroaminoto masih masuk daftar perhatian untuk penanganan bertahap. Mukhlisin menyebut ruas itu pernah dipangkas sebelumnya, tetapi seluruh lokasi tidak bisa diselesaikan sekaligus.

“Kami sudah punya dokumentasi bahwa Jalan Cokroaminoto pernah dilakukan pemangkasan. Namun, memang tidak bisa langsung menyelesaikan seluruh ruas jalan karena ada lokasi lain yang juga membutuhkan penanganan serupa,” ungkapnya.

Keterbatasan Personel dan Armada Jadi Kendala

Jumlah personel dan armada yang terbatas membuat jadwal pengerjaan harus disesuaikan dengan skala prioritas. Titik yang dinilai paling membahayakan pengguna jalan didahulukan.

Masyarakat bisa memantau jadwal dan progres pemangkasan melalui akun TikTok PKPLH Kudus. Informasi dibagikan berkala sebagai bentuk keterbukaan atas penanganan pohon di berbagai wilayah.

“Kami tetap melakukan pemangkasan secara bertahap. Mohon masyarakat bersabar karena keterbatasan personel. Setiap hari kami juga membagikan jadwal dan progres pekerjaan yang sudah dilakukan,” pungkas Mukhlisin.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks