WONOGIRI — Penghargaan Larwasda 2026 menjadi bentuk apresiasi atas kinerja Pemkab Wonogiri dalam memperkuat pengawasan dan tata kelola pemerintahan daerah. Imron Rizkyarno menerima langsung penghargaan tersebut di Semarang.
Posisi Puncak Klasemen Larwasda Jateng 2026
Wonogiri menempati urutan kedua di bawah Kabupaten Banyumas. Kota Magelang melengkapi tiga besar di posisi ketiga.
Bagi Wonogiri, hasil ini bukan yang pertama. Pada 2022, kabupaten yang sama juga meraih peringkat kedua dalam kategori serupa.
Respons Wabup: Penghargaan Bukan Alasan Berpuas Diri
Imron menyatakan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurut dia, penghargaan itu menjadi penyemangat bagi jajaran Pemkab Wonogiri untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.
"Alhamdulillah Wonogiri mendapat peringkat kedua se-Jawa Tengah sebagai pemerintah dengan kinerja pengawasan terbaik. Kami bersyukur atas capaian ini," ujar Imron.
Wabup menyampaikan terima kasih kepada Inspektorat dan seluruh jajaran perangkat daerah atas kinerja serta komitmen mereka. Dukungan masyarakat dan pemangku kepentingan dinilai ikut menentukan hasil ini.
"Penghargaan ini bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemkab Wonogiri akan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan dan penyelenggaraan pemerintahan demi mewujudkan Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, serta pembangunan berkelanjutan," papar Imron.
Arti Larwasda bagi Pengawasan Daerah
Larwasda merupakan ajang penilaian kinerja pengawasan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap tahun. Penilaian mencakup kualitas pengawasan internal dan tata kelola pemerintahan daerah.
Peringkat yang diraih Wonogiri menempatkan kabupaten ini di antara daerah dengan pengawasan terbaik di Jawa Tengah. Posisi itu sekaligus menjadi pembanding bagi perangkat daerah lain di lingkungan Pemkab Wonogiri.
Pemkab Wonogiri menyatakan akan menjadikan hasil Larwasda 2026 sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan penyelenggaraan pemerintahan pada periode berikutnya.