Pelatihan berlangsung di Aula Balai Desa Sampang pada Kamis (30/7/2026) dan diikuti oleh para pelaku usaha mikro penghasil gula semut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang digagas mahasiswa untuk mendorong standarisasi produk lokal.
Standar Produksi Jadi Fondasi Utama
Direktur Politeknik Piksi Ganesha Indonesia, Ari Waluyo, S.ST., M.M., MOS, menekankan bahwa penerapan standar produksi pangan yang baik bukan sekadar formalitas. Menurutnya, hal itu menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.
“Melalui pelatihan ini kami berharap para pelaku usaha semakin memahami pentingnya menerapkan standar produksi yang benar. Dengan begitu kualitas gula semut dapat terus meningkat sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Dari Nira hingga Kemasan: Peserta Diajak Perbaiki Proses
Narasumber pelatihan, Tofik, menjelaskan bahwa kualitas gula semut ditentukan sejak proses awal pengolahan. Ia menyoroti pentingnya penanganan nira sebagai bahan baku utama, penggunaan peralatan produksi yang bersih, serta konsistensi dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Para peserta juga mendapat wawasan mengenai standarisasi mutu produk. Materi ini mencakup aspek keamanan pangan hingga peluang menembus pasar modern dan ekspor.
Antusiasme Peserta: Dari Pre-Test hingga Solusi Praktis
Sebelum materi dimulai, seluruh peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal mereka tentang GMP. Hasilnya menjadi acuan bagi narasumber dalam menyampaikan materi yang lebih tepat sasaran.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif saat sesi diskusi. Para perajin gula semut menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi selama proses produksi. Tofik memberikan solusi praktis yang bisa langsung diterapkan sesuai kondisi masing-masing usaha.
Di akhir sesi, peserta kembali mengikuti post-test. Evaluasi ini menjadi indikator keberhasilan pelatihan sekaligus mendorong peserta agar menerapkan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas produksi sehari-hari.
Desa Sampang Targetkan Gula Semut Tembus Pasar Modern
Kegiatan ditutup dengan harapan dari para pelaku usaha agar pelatihan serupa dapat terus digelar. Gula semut merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Sampang yang selama ini dipasarkan secara tradisional. Dengan penerapan GMP, produk ini diharapkan mampu menembus pasar modern dan meningkatkan pendapatan perajin lokal.