JAWA TENGAH — Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mencatatkan transaksi pelaku UMKM sebesar Rp 2,9 miliar selama rangkaian balapan berlangsung. Capaian itu disertai dampak ekonomi nasional Rp 5,2 triliun, naik 4,8 persen dari edisi sebelumnya yang sebesar Rp 4,96 triliun.
Kajian bersama Lembaga Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI–ITB) dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menemukan angka itu berasal dari 769 pelaku UMKM yang terlibat sepanjang ajang. Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka menyebut estimasi nilai transaksi tersebut sebagai hasil dari partisipasi para pelaku usaha kecil yang berjualan di kawasan The Mandalika.
769 UMKM Terlibat, 3.500 Tenaga Kerja Terserap
Selain transaksi UMKM, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menyerap 3.500 tenaga kerja. Sebanyak 72 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal asal Nusa Tenggara Barat.
Artinya, dampak ekonomi tidak hanya terasa di sisi konsumsi pengunjung, tetapi juga pada pembukaan lapangan kerja bagi warga sekitar sirkuit. Troy menilai hal itu memperlihatkan manfaat ajang balap motor kelas dunia bagi perekonomian daerah.
Dampak Ekonomi Nasional Naik 4,8 Persen
Dalam skala lebih luas, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 menghasilkan dampak ekonomi nasional sebesar Rp 5,2 triliun. Angka itu naik sekitar 4,8 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang tercatat Rp 4,96 triliun.
Kenaikan dampak ekonomi berjalan seiring dengan lonjakan jumlah penonton. Selama tiga hari balapan, MotoGP Mandalika 2026 menarik 157.875 pengunjung, meningkat sekitar 12,5 persen dari 140.324 orang pada 2025.
Peran Media Angkat Potensi Daerah
Troy menyatakan capaian positif itu tidak lepas dari kontribusi insan pers di daerah. Pemberitaan yang masif disebut membuat publik semakin mengenal ajang MotoGP dan kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism.
"Media tidak hanya sebatas mitra dalam menyampaikan informasi. Tetapi juga memiliki peran penting dalam mengangkat potensi daerah, memperkenalkan destinasi kepada publik serta menyuarakan berbagai perkembangan yang terjadi di sekitar kawasan The Mandalika," ujar Troy dalam keterangan yang diterima, Minggu (1/11).
Ia berharap kemitraan tersebut terus terjaga. Dukungan Dinas Komunikasi dan Informatika Lombok Tengah serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB juga disebut besar dalam penyebarluasan informasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika.