Pencarian

Longsor Terjang Glamping Pelaga Eco Park Badung, 2 Orang Hilang Termasuk WNA

Senin, 02 November 2026 • 16:20:01 WIB
Longsor Terjang Glamping Pelaga Eco Park Badung, 2 Orang Hilang Termasuk WNA
Tim SAR gabungan menyisir tiga titik aliran sungai untuk mencari dua korban hilang akibat longsor di Pelaga Eco Park, Badung.

JAWA TENGAH — Longsor menerjang kawasan glamping Pelaga Eco Park di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (1/11) sekitar pukul 23.00 Wita. Dua orang dilaporkan hilang, satu di antaranya warga negara asing, dari total 23 tamu yang menginap saat kejadian. Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 15.00 Wita memicu tanah longsor yang menghanyutkan satu bangunan dan merobohkan tiga lainnya.

BPBD Badung bersama Basarnas, Polsek Petang, Camat Petang, dan warga setempat mengerahkan 145 personel gabungan untuk mencari dua korban yang belum ditemukan. Upaya penyisiran difokuskan di tiga titik utama aliran sungai, sejak pagi hari setelah kejadian.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, I Ketut Murdika, menyatakan pihaknya sudah meminta bantuan Dinas PUPR Badung untuk mengerahkan alat berat. Permintaan itu muncul karena akses jalan menuju lokasi masih tertutup material longsor.

"Kami sudah meminta bantuan Dinas PUPR Badung untuk membantu pengerahan alat berat. Pencarian oleh tim di Kecamatan Petang sudah dilakukan termasuk pendataan," ujar Murdika saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Siapa Korban yang Masih Dicari

Polisi mengonfirmasi satu korban hilang adalah warga negara Indonesia bernama Bangkit Mubarok, 27 tahun. Korban kedua merupakan WNA yang identitasnya belum terungkap, diperkirakan berusia 40 tahun.

"Sejauh ini korban hilang ada dua orang, satu warga negara Indonesia dan satu lagi warga negara asing. Untuk identitas WNA sampai saat ini masih kami cari dan dalami," jelas Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba di lokasi.

Kronologi Malam Longsor

Hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Pelaga sejak pukul 15.00 Wita. Menjelang tengah malam, teriakan minta tolong dari para tamu terdengar setelah longsor menghantam area glamping.

Satu bangunan glamping hanyut terbawa arus sungai, tiga bangunan lain roboh. Dari 23 tamu yang menginap, termasuk enam WNA, sebanyak 21 orang berhasil dievakuasi.

Kendala Pencarian di Lokasi

Material runtuhan menutup jalur menuju Pelaga Eco Park, memperlambat mobilisasi tim rescue dan peralatan. Kondisi itu membuat pengerahan alat berat dari Dinas PUPR Badung menjadi krusial.

"Pola pencarian dua pengunjung di Pelaga Eco Park terus dilanjutkan dengan evakuasi lanjutan yang dibagi ke dalam tiga lokasi," kata Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba.

Hingga Senin (2/11/2026), tim SAR gabungan masih menyisir aliran sungai di tiga titik. Warga di sekitar Desa Pelaga diminta waspada karena hujan deras masih berpotensi turun di kawasan lereng Kecamatan Petang.

Bagi traveler yang berencana menginap di kawasan glamping sekitar Bedugul dan Petang, sebaiknya memantau informasi cuaca dari BMKG serta kondisi akses jalan terbaru. Informasi terkini soal pencarian korban dapat dikonfirmasi via BPBD Badung atau Basarnas.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks