Pencarian

Tim SAR Pati Perluas Pencarian Nelayan Tayu Hilang di Hari Kedua, Sisir Perairan Juwana hingga Margotuwu

Minggu, 20 September 2026 • 06:16:32 WIB
Tim SAR Pati Perluas Pencarian Nelayan Tayu Hilang di Hari Kedua, Sisir Perairan Juwana hingga Margotuwu

PATI — Satpolairud Polresta Pati mengerahkan kapal dan sejumlah personel untuk menyisir perairan dari muara Juwana hingga Margotuwu, Kecamatan Tayu. Penyisiran diperluas berdasarkan analisis arah arus laut yang diduga membawa korban dari timur ke barat akibat pengaruh musim timur.

Operasi hari kedua melibatkan kru kapal, personel Satpolairud, personel Ditpolairud Polda Jateng, serta relawan SAR Arnavat Satpolairud Polresta Pati. Tim dipimpin Aiptu M. Anindyas Sekti.

Berpencar dengan Basarnas Rembang demi Cakupan Lebih Luas

Satpolairud Polresta Pati bergerak bersama Basarnas Rembang, tetapi kedua tim membagi wilayah penyisiran agar area yang terjangkau lebih luas. Strategi berpencar dilakukan dengan menyisir titik-titik yang berbeda.

"Kami juga bergerak bersama Basarnas Rembang, tetapi dalam pelaksanaannya kami berpencar untuk melakukan penyisiran di titik-titik yang berbeda. Ini agar proses pencarian dapat mencakup wilayah yang lebih luas," kata Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan.

Selain kapal, tim SAR berkoordinasi dengan potensi SAR, instansi terkait, dan nelayan setempat. Informasi dari nelayan menjadi salah satu penentu titik pencarian berikutnya karena kondisi perairan dinamis.

Haryanto Tenggelam Saat Menolong Rekan yang Tercebur

Haryanto dilaporkan tenggelam bersama rekannya, Moin (60), saat mencari ikan jenis dero pada Rabu (16/9/2026). Peristiwa bermula ketika Moin menebarkan jaring untuk menangkap ikan dan kakinya diduga tersangkut jaring hingga tercebur ke laut.

Haryanto berusaha memberikan pertolongan, namun keduanya terbawa arus dan tenggelam. Moin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan Haryanto hingga hari kedua belum diketahui keberadaannya.

"Haryanto kemudian berusaha menolong Moin. Namun keduanya terbawa arus dan tenggelam. Moin berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan Haryanto sampai hari kedua ini masih belum ditemukan," jelas Kompol Hendrik.

Operasi SAR Dioptimalkan hingga Tujuh Hari

Kompol Hendrik menegaskan operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai standar operasional prosedur. Evaluasi berkala mempertimbangkan hasil pencarian, kondisi arus, cuaca, serta informasi dari masyarakat dan nelayan.

"Kami akan terus berupaya mencari korban sesuai SOP. Operasi SAR akan kami optimalkan selama tujuh hari ke depan dengan terus mengevaluasi perkembangan di lapangan, kondisi arus, cuaca, serta informasi dari masyarakat dan nelayan," tegasnya.

Imbauan Keselamatan untuk Nelayan

Satpolairud Polresta Pati mengimbau nelayan mengutamakan keselamatan saat melaut, termasuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca serta perairan. Masyarakat yang mengetahui informasi soal keberadaan Haryanto diminta menyampaikannya kepada petugas.

Laporan dapat disampaikan langsung ke petugas atau melalui Call Center Polri 110. Informasi dari warga dan nelayan membantu tim SAR menentukan lokasi pencarian berikutnya.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lingkartv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks