Pencarian

Drone Ukraina Hantam Data Center Kementerian Keuangan Rusia

Minggu, 25 Oktober 2026 • 21:23:01 WIB
Drone Ukraina Hantam Data Center Kementerian Keuangan Rusia
Pusat data Kementerian Keuangan Rusia di Gorodets dilaporkan rusak akibat serangan drone Ukraina.

JAWA TENGAH — Serangan drone Ukraina merusak pusat data Kementerian Keuangan Rusia di Gorodets, sekitar 370 kilometer timur Moskow, yang disebut menyimpan basis data pajak layanan pajak federal. Fasilitas itu menjadi satu dari tiga pusat pemrosesan data utama kementerian tersebut, sehingga kerusakannya berpotensi mengganggu sistem informasi negara. Insiden ini menambah daftar infrastruktur digital yang jadi sasaran dalam konflik kedua negara.

Pusat data yang terdampak berlokasi di pinggiran Gorodets, sekitar 370 kilometer sebelah timur Moskow dan lebih dari 965 kilometer dari garis depan. Menurut laporan Data Center Dynamics (DCD) yang mengutip media Rusia, fasilitas itu menyimpan sejumlah registri negara, termasuk basis data pajak milik Federal Taxation Service.

Kerusakan pada fasilitas tersebut dikhawatirkan memengaruhi operasional sistem informasi negara Federasi Rusia. Sebab, pusat data itu disebut sebagai salah satu dari dua pusat pemrosesan data kunci layanan pajak federal yang beroperasi dalam mode terdistribusi geografis.

Mengapa Data Center Jadi Target Serangan

Ketergantungan masyarakat modern pada layanan digital menempatkan pusat data sebagai infrastruktur kritis. Dalam konflik bersenjata, posisi itu membuat fasilitas semacam ini masuk daftar sasaran utama, bukan sekadar bangunan pendukung.

Serangan terhadap pusat data Rusia berlangsung berulang sejak awal Oktober. Ukraina menyebut aksinya sebagai balasan setelah Moskow meningkatkan konflik dengan menyerang pusat data milik Ukraina lebih dulu.

Dampaknya sempat terlihat pada lalu lintas bot Yandex yang anjlok pasca serangan drone Ukraina. Meski begitu, jaringan bot disinformasi milik Rusia dilaporkan bermigrasi ke pusat data lain yang tidak terdampak dan kembali beroperasi seperti biasa.

Tiga Pusat Data Kementerian Keuangan Rusia

Kementerian Keuangan Rusia dilaporkan mengoperasikan tiga pusat data. Selain fasilitas di Gorodets, ada satu di Federal Data Processing Center di Dubna, Wilayah Moskow, dan satu lagi di Yerzovka, Wilayah Volgograd.

Kehilangan satu dari tiga pusat data bisa berdampak besar pada layanan pemerintah yang bergantung pada sistem tersebut. Basis data pajak termasuk yang paling sensitif karena menopang penerimaan negara dan administrasi wajib pajak.

Pola Serangan Serupa di Timur Tengah

Pusat data sipil yang terseret konflik juga terjadi di Timur Tengah. Pasukan Iran menyerang situs AWS di Uni Emirat Arab dan Bahrain sebagai respons atas kampanye pemboman Amerika Serikat yang dimulai Februari.

Serangan itu mengganggu banyak layanan digital di kawasan tersebut. Amazon pun menyarankan sejumlah kliennya memindahkan beban kerja ke region lain untuk menghindari gangguan lanjutan.

Latar Konflik dan Peran Drone

Invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 2014 saat Krimea diduduki secara paksa. Situasi memanas ketika Moskow meningkatkan agresi dan berupaya merebut Kyiv pada 2022.

Yang membuat konflik 12 tahun ini sangat mematikan adalah teknologi dan strategi baru di garis depan, terutama penggunaan drone secara masif dan inovatif. Serangan terhadap infrastruktur digital menunjukkan medan perang kini merambah ruang siber dan pusat komputasi.

Bagi pengamat teknologi, insiden ini menjadi pengingat bahwa pusat data bukan lagi fasilitas netral. Ketika layanan publik, perpajakan, dan komunikasi menumpuk di segelintir lokasi, satu serangan fisik bisa merambat jadi gangguan sistemik di banyak layanan warga.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks